Edema

70% badan insan terdiri atas air yang sangat penting untuk reaksi metabolisme dalam tubuh. Namun, sayangnya seringkali badan kita mengalami kelebihan cairan badan dan badan tidak sanggup mengeluarkannya.

Munculnya beberapa penyakit edema atau kelebihan cairan dalam badan merupakan salah satu gejalanya. Beberapa teladan penyakit di antaranya ialah gagal jantung, gagal ginjal, dan penyakit liver.

Kelebihan cairan atau edema sanggup terjadi di aneka macam daerah dalam badan kita. Edema biasa juga dikenal sebagai pembengkakan yang biasanya terjadi di kaki yang juga disebut sebagai edema periferal, bila terjadi di paru-paru maka akan disebut sebagai edema pulmoner, dan bila terjadi di perut disebut asdtes.


Jika kita mengalami edema biasanya kita akan gampang merasa lelah sehabis melaksanakan acara fisik harian atau dikala berjalan dalam jarak yang dekat. Jika edema ini belum parah maka masih sanggup diobati dengan diet dan perubahan gaya hidup.

Tanda-Tanda
  1. Meningkatnya ukuran perut (ascites).
  2. Napas pendek-pendek atau sulit bernapas (pulmonary edema).
  3. Volume air kencing yang dikeluarkan sangat sedikit meskipun minum air dalam dosis normal harian.
  4. Baju, celana, rok, atau aksesoris yang dipakai terasa sempit.
  5. Pada tahapan yang parah, tanda-tanda edema itu sanggup berupa kesulitan bernapas, napas pendek-pendek dikala berbaring, batuk, dan tangan serta kaki bila disentuh atau dipegang terasa dingin.

Penyebab

  1. Edema terjadi bila kita duduk atau bangun terlalu usang di satu tempat. Salah satu penyebabnya ialah gravitasi yang menarik cairan badan kita ke potongan kaki.
  2. Kehamilan.
  3. Terlalu banyak mengonsumsi masakan yang mengandung banyak natrium atau garam.
  4. Bisa juga merupakan tanda dari penyakit ginjal atau liver.

Pencegahan
  1. Mengurangi konsumsi masakan yang tinggi kadar natriumnya.
  2. Tidak bangun atau duduk terlalu lama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah Ibu Hamil Naik Pesawat Sanggup Menyebabkan Keguguran ?