Bibir Pecah-Pecah

Bibir yang pecah-pecah merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh wanita. Bibir yang pecah sanggup mengurangi nilai estetika pada wajah, apalagi jikalau kita mempunyai kebiasaan mencuplik atau menggigit bibir yang pecah-pecah, sehingga menjadi luka dan berdarah.

Bibir pecah-pecah ini terlihat sepele, tetapi kita pastinya sudah tahu kalau duduk masalah ini sanggup mengakibatkan iritasi dan mengakibatkan rasa sakit, terutama ketika makan. Bibir pecah-pecah ini juga sanggup mengalami peradangan dan mengakibatkan luka goresan.

Jika tidak ditangani dengan benar, malah sanggup memicu retakan dan perdarahan pada bibir. Hal ini tentunya akan sangat mengganggu acara harian kita.



Tanda-Tanda

  1. Bibir terasa kering dan semakin usang semakin parah rasa keringnya.
  2. Bibir menjadi pecah-pecah.
  3. Terkadang bibir menjadi luka dan mengeluarkan darah.

Penyebab

  1. Terkena angin, matahari, dan udara kering.
  2. Tidak cocok memakai produk kosmetik tertentu.
  3. Kebiasaan menggigiti bibir.
  4. Dehidrasi atau kurang minum.
  5. Kurangnya kebersihan rongga ekspresi juga sanggup kuat lantaran abses di rongga ekspresi sanggup menjalar ke bibir.
  6. Bibir pecah juga sanggup disebabkan oleh adanya abses virus, jamur, dan bakteri.

Pencegahan

  1. Mengoleskan krim yang mengandung minyak pada bibir, contohnya lip balm atau lip gloss.
  2. Tidak menjilat dan menggigiti bibir. Air ludah sanggup menguap dengan cepat dan bibir menjadi lebih kering daripada ketika sebelum dijilat.
  3. Banyak minum untuk mencegah dehidrasi.
  4. Jika udara terlalu kering, sebaiknya memakai humidifier atau meletakkan bejana berisi air di kamar yang memakai AC terus-menerus.
  5. Menghindari minuman berkafein lantaran sanggup mengakibatkan dehidrasi.
  6. Banyak mengonsumsi masakan yang mengandung vitamin C, E, dan B serta asam lemak, seng, dan zat besi. Kekurangan zat-zat tersebut juga sanggup memicu terjadinya bibir pecah-pecah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah Ibu Hamil Naik Pesawat Sanggup Menyebabkan Keguguran ?