Asam Urat
Asam urat juga dikenal dengan penyakit gout. Penyakit ini merupakan penyakit yang tidak mengecewakan sering dikeluhkan oleh mereka yang berusia separuh baya. Sebenarnya, penyakit ini sudah dikenal usang bahkan sudah dikenal semenjak zaman Hippocrates.
Kata gout bersama-sama berasa dari kata gutta yang berarti tetesan. Konon, gout atau asam urat ini muncul akhir adanya "tetesan-tetesan jahat". Belakangan "tetesan-tetesan jahat" tersebut sudah sanggup diidentifikasi, yaitu hasil simpulan buangan metabolisme purin (salah satu jenis asam amino) yang berlebihan.
Jadi, intinya asam urat merupakan produk simpulan dari metabolisme purin. Normalnya, setiap hari kita membuang 700 mg asam urat melalui ginjal.
Tanda-Tanda
Penyebab
Seperti telah diungkapkan sebelumnya, asam urat atau gout ini disebabkan oleh metabolisme purin yang berlebihan. Sebenarnya produksi purin tidak sanggup dihindari lantaran asam amino tersebut selalu diproduksi saat terjadi metabolisme dalam sel.
Namun, kalau jumlah asam amino melebihi ambang batas 7,5 mg/dl maka bahaya gout sudah di ambang pintu. Gout juga biasanya diderita oleh mereka yang gemuk dan sering mengonsumsi masakan yang tinggi purin. Berikut ini akan disajikan kandungan purin dari beberapa macam masakan yang umum dikonsumsi oleh kita.
Tabel 1. Kandungan purin dalam 100 gram makanan
Pencegahan
Mencegah selalu lebih baik dari mengobati, demikian pula dengan asam urat. Kita tidak sanggup menghentikan produksi purin dalam badan kita, tetapi kita sanggup memodifikasi masakan sehingga purin yang diproduksi oleh badan tidak berlebihan yang akan berakibat pada produksi asam urat di dalam tubuh.
Berikut ini yaitu hal-hal yang sanggup kita lakukan untuk mencegah terjadinya asam urat pada tubuh.
Kata gout bersama-sama berasa dari kata gutta yang berarti tetesan. Konon, gout atau asam urat ini muncul akhir adanya "tetesan-tetesan jahat". Belakangan "tetesan-tetesan jahat" tersebut sudah sanggup diidentifikasi, yaitu hasil simpulan buangan metabolisme purin (salah satu jenis asam amino) yang berlebihan.
Jadi, intinya asam urat merupakan produk simpulan dari metabolisme purin. Normalnya, setiap hari kita membuang 700 mg asam urat melalui ginjal.
Tanda-Tanda
- Nyeri sendi terutama di potongan jempol kaki yang kemudian merambat ke persendian kaki.
- Biasanya dialami oleh orang yang berusia lebih dari 35 tahun.
- Awalnya serangan asam urat berlangsung hanya beberapa hari saja, kemudian mereda selama beberapa bulan. Setelah itu tiba serangan berikutnya yang lebih parah dan lebih menyakitkan dengan frekuensi yang lebih sering dan lebih lama.
- Terkadang diikuti juga oleh infeksi dan kaku sendi.
- Terdapat kristal urat (thopi) yang khas dalam cairan sendi.
- Oligoarthritis (jumlah sendi yang meradang kurang dari empat).
- Kemerahan di sekitar sendi yang meradang.
- Kadar asam urat dalam darah lebih dari 7,5 mg/dl (hiperurikemia).
- Pembengkakan sendi secara asimetris.
Penyebab
Seperti telah diungkapkan sebelumnya, asam urat atau gout ini disebabkan oleh metabolisme purin yang berlebihan. Sebenarnya produksi purin tidak sanggup dihindari lantaran asam amino tersebut selalu diproduksi saat terjadi metabolisme dalam sel.
Namun, kalau jumlah asam amino melebihi ambang batas 7,5 mg/dl maka bahaya gout sudah di ambang pintu. Gout juga biasanya diderita oleh mereka yang gemuk dan sering mengonsumsi masakan yang tinggi purin. Berikut ini akan disajikan kandungan purin dari beberapa macam masakan yang umum dikonsumsi oleh kita.
Tabel 1. Kandungan purin dalam 100 gram makanan
| Makanan | Purin (mg) |
| Usus | 854 |
| Babat | 470 |
| Paru | 398 |
| Daging sapi | 385 |
| Daun melinjo | 366 |
| Kangkung | 298 |
| Bayam | 290 |
| Kacang tanah | 236 |
| Melinjo | 223 |
| Tempe | 141 |
| Tahu | 106 |
Pencegahan
Mencegah selalu lebih baik dari mengobati, demikian pula dengan asam urat. Kita tidak sanggup menghentikan produksi purin dalam badan kita, tetapi kita sanggup memodifikasi masakan sehingga purin yang diproduksi oleh badan tidak berlebihan yang akan berakibat pada produksi asam urat di dalam tubuh.
Berikut ini yaitu hal-hal yang sanggup kita lakukan untuk mencegah terjadinya asam urat pada tubuh.
- Membatasi konsumsi masakan yang mengandung asam urat tinggi, misalnya soto atau gulai jeroan (lihat kandungan purin dalam jeroan pada tabel).
- Menghindari mengonsumsi secara berlebihan makanan-makanan hasil olahan yang diawetkan, menyerupai kornet dan sardin kalengan.
- Menghindari mengonsumsi lemak secara berlebihan lantaran akan mengganggu ekskresi asam urat lewat air seni.
- Rajin berolahraga.
- Banyak meminum air dan mengonsumsi buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi.
- Menghindari konsumsi alkohol.
Komentar
Posting Komentar