Hamil
Fibroadenoma yaitu tumor non kanker yang terjadi pada payudara. Fibroadenoma banyak dialami oleh perempuan berusia di bawah 30 tahun.
Berdasarkan kajian histologist (jaringan), fibriadenoma terbagi menjadi dua macam, yaitu:
Saat menjelang haid dan kehamilan, terlihat sedikit pembesaran pada payudara dan pada ketika menopause terjadi pengecilan. Hal tersebut terjadi lantaran sensitivitas jaringan payudara terhadap acara dan jumlah hormon-hormon kewanitaan yang naik-turun. Perlu diketahui juga bahwa perempuan berkulit hitam lebih rentan untuk mempunyai fibroadenoma pada usia yang lebih muda daripada perempuan berkulit putih.
Sampai ketika ini penyebab niscaya fibroadenoma masih belum diketahui. Akan tetapi, ada kemungkinan penyakit ini disebabkan oleh sensitivitas jaringan terhadap hormon estrogen.
Tanda-Tanda
Pencegahan
Berdasarkan kajian histologist (jaringan), fibriadenoma terbagi menjadi dua macam, yaitu:
- fibroadenoma pericanaliculare, yaitu kelenjar berbentuk bundar dan lonjong yang dilapisi jaringan epitel selapis atau beberapa lapis.
- fibroadenoma intracanaliculare, yaitu jaringan ikat yang mengalami proliferasi (berkembang biak, memperbanyak diri, memperkuat, dan memperbesar), sehingga bentuk jaringan menjadi tidak teratur (panjang-panjang) dengan ruang yang sempit atau menghilang.
Saat menjelang haid dan kehamilan, terlihat sedikit pembesaran pada payudara dan pada ketika menopause terjadi pengecilan. Hal tersebut terjadi lantaran sensitivitas jaringan payudara terhadap acara dan jumlah hormon-hormon kewanitaan yang naik-turun. Perlu diketahui juga bahwa perempuan berkulit hitam lebih rentan untuk mempunyai fibroadenoma pada usia yang lebih muda daripada perempuan berkulit putih.
Sampai ketika ini penyebab niscaya fibroadenoma masih belum diketahui. Akan tetapi, ada kemungkinan penyakit ini disebabkan oleh sensitivitas jaringan terhadap hormon estrogen.
Tanda-Tanda
- Terdapat benjolan pada payudara. Benjolan tersebut sanggup berpindah-pindah serta tidak terasa sakit Benjolan tersebut sanggup terdapat di satu payudara atau dikeduanya.
- Ukuran benjolan tersebut sanggup bertambah besar selama kehamilan.
- Benjolan tersebut akan mengecil sesudah menopause (jika tidak memakai terapi hormon).
- Jaringannya berwarna putih keabu-abuan dan pada penampang tampak jaringan ikat berwarna putih dan kenyal.
- Ada serpihan yang menonjol ke permukaan dan ada batas yang tegas.
- Jika diameter benjolan mencapai 10-15 cm muncul fibroadenoma raksasa.
- Pertumbuhannya lambat dan gampang diangkat dengan operasi lokal.
Pencegahan
- Melakukan mamografi (pemeriksaan payudara dengan alat khusus).
- Menghindari faktor-faktor risiko terjadinya fibriadenoma.
- Rutin melaksanakan investigasi payudara sendiri.
- Melakukan investigasi klinis dan melaporkan adanya tanda atau gejala-gejala fibroadenoma kepada ahlinya atau dokter.
Komentar
Posting Komentar